Money Hacks

Produk Investasi

February 7, 2012

Hello,

back again with me. Kali ini mau sharing2 soal produk investasi. Kenapa? yaa, karena kalau mau investasi kan harus tau dulu macam-macam produknya kan, hehehe.. Sebelum saya nulis tentang beberapa produk investasi lebih detil, saya mau sharing dulu tentang macam-macam produk investasi yang populer di masyarakat, dari jenis dan jangka waktu nya. Ok, here we go!

Produk Investasi berdasarkan jenis dibagi dua, yaitu produk investasi keuangan (financial assets) dan produk investasi non-keuangan (real assets). Produk investasi keuangan adalah investasi yang bersifat intangible (tidak berwujud) dan mempunyai nilai berdasarkan kontrak (surat berharga, dsb). Sedangkan produk investasi non-keuangan atau sering disebut real assets adalah investasi yang bersifat tangible (berwujud) dan bernilai.

Produk investasi keuangan atau financial assets antara lain:

  • Saham
  • Obligasi
  • Reksa Dana (mutual funds)
  • Tabungan / Deposito
  • ORI (Obligasi Ritel Indonesia)
  • SUN (Surat Utang Negara)
  • berbagai produk derivatif lain, seperti waran, opsi (options), dan kontrak berjangka (futures)

Produk investasi non-keuangan atau real assets antara lain:

  • Properti (Rumah, Apartemen, dll)
  • Logam berharga (emas, perak)
  • Batu berharga (intan berlian, rubi, safir)
  • Benda seni & koleksi yg bernilai (lukisan, koin, perangko, barang antik)

Nah, produk-produk investasi di atas mempunyai sifat-sifat tersendiri yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi, terutama pada produk investasi keuangan. Layaknya obat, produk investasi juga sebisa mungkin disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan dari masing-masing orang. Beda kebutuhan dan tujuan keuangan, produk investasi yang digunakan juga berbeda. Contohnya: untuk tabungan dana darurat, gunakan produk investasi Tabungan, bukan saham atau obligasi, karena sifat dana darurat yang harus likuid, mudah, dan cepat diakses. Sedangkan jika ingin mencairkan dana dari penjualan saham, butuh waktu biasanya H+3, kalo butuhnya cepat untuk biaya operasi misalnya, udah keburu mati nanti (ini hanya perumpamaan loh, amit2 deh klo kejadian, tapi kan namanya juga darurat yah!).

Ok, untuk detil dari produk-produk investasi di atas, terutama yang populer di masyarakat, akan saya posting kemudian, sabar yaa… Ciao!

 

You Might Also Like

5 Comments

  • Reply Careyokke February 9, 2012 at 6:17 am

    Ok fine.. i will invest on you !

  • Reply gumandrew February 11, 2012 at 6:22 pm

    Apa siy bedanya Reksa Dana dan Saham ?

    • Reply AdRiaN™‎​ February 11, 2012 at 10:09 pm

      Reksadana itu investasi kolektif oleh Manager Investasi. Kalo saham itu penyertaan kepemilikan atas suatu perusahaan.
      reksadana yg yg dikelola oleh MI, bisa ada saham di dalam portofolio RD nya. kalo saham, kita yg beli n kelola sendiri atau oleh brokernya.
      gitu andrew.. nanti diposting ttg msg2 produk deh ya di blog, hehehe..

  • Reply gumandrew February 12, 2012 at 12:29 am

    Oo baiklah i c..
    Kalo keuntungannya lebih ke Reksa Dana sendiri atau ke Saham ??

    terimakasih buat infonya
    Salam sukses ; )

    • Reply AdRiaN™‎​ February 12, 2012 at 12:58 am

      reksadana ada macem2, ada reksadana saham yg portofolio nya berisi 80-100% saham, ada reksadana campuran yg berisi saham & obligasi, ada jg reksadana pasar uang, yang berisi produk investasi pasar uang, dan lain sebagai nya.
      saham sendiri juga ada berbagai macam saham perusahaan, walaupun seluruh saham2 tersebut tercermin dalam pergerakan IHSG (indeks harga saham gabungan).
      jadi untuk membandingkan mana yang lebih untung, masing2 produk punya keuntungan dan kekurangan masing2.
      kalo untuk tingkat return reksadana mgk bisa cek sendiri ke infovesta.com atau mungkin bisa riset sendiri, membandingkan return reksadana saham tertentu terhadap IHSG? hehehe..

    Leave a Reply