Others

Hai!!

September 29, 2011

Hai hai,

ini postingan pertama gw di blog ini. blog ini dibuat untuk sharing knowledge n experience about life n money, since I took a financial planner certificate as RFA or Registered Financial Associate di IARFC. yaa, tapi namanya juga baru belajar, jadi gw ga mau kliatan kayak sok tau, karena disini, gw jg belajar, dan berusaha buat sharing ilmu ke temen2 yang juga mau belajar.

Ngatur-ngatur keuangan itu menyenangkan loh. apalagi kalo kita tau ternyata kita bisa berbuat banyak dan mengejar impian dengan memaksimalkan duit dan waktu yang kita punya. semakin banyak duit dan waktu yang kita punya, semakin visible juga impian kita bisa tercapai. eh, waktu juga? yes, time is money, that’s true. waktu yang kita punya juga bernilai loh, makanya di pelajaran manajemen keuangan ada yang namanya Time Value of Money, hehehe…

Ok, cukup dulu basa-basi pembukanya. karena ini cuma blog pembuka jadi sharing2 nya kita mulai next posting yaa.. keep watching, eh reading!

You Might Also Like

2 Comments

  • Reply elfrida December 20, 2014 at 7:51 am

    klo kita ga pnya cukup uang ato bs dibilang duit passsss bgt ato diblg gada duit…..so utk apa ada financial planner?
    klo anda pnya duit 100jt..what would u do next?

    • Reply Adrian Ekaputra January 6, 2015 at 9:45 am

      Hai Elfrida,
      you can do your own financial planning for sure. banyak buku2 self-help, majalah, software tentang personal finance dan perencanaan keuangan pribadi yang bisa dijadikan acuan kok. tapi kamu bisa pake jasa financial planner profesional kalo kamu:
      – butuh keahlian khusus yang gak dimiliki dlm perencanaan keuangan, misal: perencanaan pajak, atau evaluasi portfolio
      – gak punya waktu luang utk bikin fin plan pribadi
      – gak tau harus mulai darimana
      – ingin mendapat opini profesional dan merasa financial planner profesional bisa membantu rencana keuangan kamu ke depan
      – ada kebutuhan mendesak atau peristiwa tak terduga, seperti dapat warisan

      kalau punya uang 100jt? yang pertama persiapkan Dana Darurat (kalau belum punya), proteksi asuransi esp asuransi kesehatan (kalo masih kurang), baru dibagi deh, alokasi utk investasi/modal usaha dan buat menikmati hidup, jangan lupa bagian untuk disedekahkan, hehehe.. sip, moga cukup jelas jawabannya!

    Leave a Reply