Money Hacks

Ikut Tax Amnesty?

August 26, 2016

Peraturan baru terkadang sering membuat kita kebingungan karena harus menyesuaikan keadaan yang berubah. Dan saat ini sedang heboh-hebohnya isu peraturan baru tentang tax amnesty atau pengampunan pajak. Nah, sebenarnya apa sih tax amnesty itu? Dan.. apakah kita semua perlu ikutan?

Ceritanya, Pak Presiden ingin mencari dana yang katanya sebesar 4000 trilyun yang disimpan para konglomerat Indonesia di luar negeri. Buanyak men.. Nah, aturan tax amnesty, menghapuskan semua sanksi pajakĀ  atas HARTA yang dimiliki (sampai dengan 31 Desember 2015) tetapi belum di declare di laporan pajak tahunan dengan hanya membayar uang tebusan. Tax amnesty sendiri berfokus pada aset kekayaan yang dimiliki, bukan penghasilan seperti dalam peraturan pph.

Adapun uang tebusan dalam peraturan Tax Amnesty, yaitu melaporkan:

  • Sampai dengan 30 September 2106, dikenakan 2%
  • 1 Oktober 2016 – 31 Desember 2016, dikenakan 3%
  • 1 Januari 2017 – 31 April 2017, dikenakan 5%

Selebihnya dari tanggal tersebut, maka dihitung berdasarkan pajak progresif, yang tertingginya adalah 30%. Ngeri ngeri sedep kan..

Tapi bayangkan kalau yang katanya 4000 trilyun tadi nebus 2% aja, penerimaan negara dari situ udah 80 trilyun donk!

 

Nah, masalahnya, dengan berbagai kebingungan masyarakat dan banyaknya harta simpanan yang jarang di-declare dalam SPT, baik sengaja maupun tidak sengaja, atau tidak tau sama sekali, bikin jadi gonjang ganjing. Bahkan ada cerita yang beredar, ada seorang pensiunan yang ga pernah declare semua aset miliknya, setelah dihitung-hitung tanah, rumah, mobil, dan aset2 atas namanya sebagai pemilik, totalnya mencapai 4,7 Milyar, artinya tebusan yang harus dibayarkan sebesar 94 juta. Sungguh berat…

Sebenarnya, jika perolehan harta tersebut berasal dari penghasilan yang sudah dikenakan pajak (misalnya dari gaji) dan bisa dipertanggungjawabkan, maka dapat dilakukan Pembetulan SPT dan tidak perlu membayar tebusan pengampunan pajak.

Akan tetapi, kalau tidak dilaporkannya dalam hal ini terbukti karena lalai, dapat juga dikenakan denda/sanksi loh. Tinggal itung-itungan aja mana yang lebih tidak memberatkan, hihihi…

Hitung-hitungan soal ini, mungkin udah banyak yang mencontohkan, jadi rasanya saya skip dulu aja soal ngitung-ngitung. Yang penting, infonya tersampaikan bahwa dalam hal harta yang belum dilaporkan, ada 2 cara saat ini yang dapat dilakukan:

  1. Ikut program Tax Amnesty
  2. Lakukan pembetulan SPT

Oke sip, selamat berpusing-pusing riaaaa….

 

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply